Puasa
Nabi Daud, Puasa Paling Istimewa
Mungkin bagi beberapa orang masih penasaran, apakah
puasa Daud serta keutamaannya bagi kita. Dalam agama Islam, ada beberapa macam
puasa yang setiap macamnya mengandung begitu banyak keutamaan, seperti puasa ‘senin-Kamis’,
puasa di bulan Syawal, puasa di bulan Dzulhijjah, puasa Arofah, puasa Muharrom,
puasa Assyuro’, puasa Sya’ban, puasa di
bulan Haram (puasa di 3 bulan yg di hormati) dan dari setiap macam puasa
tersebut terdapat keutamaan yang luar biasa pula.
Tahukah Anda
apakah puasa Nabi Daud?
yaitu puasa yang dilakukan oleh Nabi Daud dan umatnya, dimana cara pelaksanaannya yaitu sehari berpuasa dan sehari berbuka (selang-seling) secara istiqomah dan tidak ada batas waktunya. Rukun-rukun puasanya sama seperti puasa ramadhan, puasa senin-kamis dan puasa yang lainnya. Hukum melaksanakan puasa ini adalah sunnah, apabila dikerjakan maka mendapat keutamaan dan pahalanya dan apabila tidak dikerjakan tidak berdosa.
yaitu puasa yang dilakukan oleh Nabi Daud dan umatnya, dimana cara pelaksanaannya yaitu sehari berpuasa dan sehari berbuka (selang-seling) secara istiqomah dan tidak ada batas waktunya. Rukun-rukun puasanya sama seperti puasa ramadhan, puasa senin-kamis dan puasa yang lainnya. Hukum melaksanakan puasa ini adalah sunnah, apabila dikerjakan maka mendapat keutamaan dan pahalanya dan apabila tidak dikerjakan tidak berdosa.
Tahukah anda
mengapa puasa Daud disebut puasa paling istimewa?
Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash,
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
bersabda,
إِنَّ
أَحَبَّ الصِّيَامِ إِلَى اللَّهِ صِيَامُ دَاوُدَ وَأَحَبَّ الصَّلاَةِ إِلَى
اللَّهِ صَلاَةُ دَاوُدَ عَلَيْهِ السَّلاَمُ كَانَ يَنَامُ نِصْفَ اللَّيْلِ
وَيَقُومُ ثُلُثَهُ وَيَنَامُ سُدُسَهُ وَكَانَ يَصُومُ يَوْمًا وَيُفْطِرُ
يَوْمًا
“Puasa yang
paling disukai di sisi Allah adalah puasa Daud, dan shalat yang paling disukai
Allah adalah Shalat Nabi Daud. Beliau biasa tidur di pertengahan malam dan
bangun pada sepertiga malam terakhir dan beliau tidur lagi pada seperenam
malam terakhir. Sedangkan beliau biasa berpuasa sehari dan buka sehari.”[1]
Dari hadist
tersebut kita mengetahui bahwa puasa Nabi Daud adalah PUASA YANG DICINTAI
ALLAH. Beliau (nabi Daud.as) berpuasa
sehari dan berbuka sehari, terus menerus begitu sepanjang tahun. Nah, lantaran
puasa ini merupakan puasa yang, bisa dikatakan paling istimewa, tidak salah
apabila Rasulullah.saw memuji dan
menyukai puasa Daud ini, dan bahkan dianjurkan bagi siapapun umat Islam, tentu
saja bagi mereka yang berminat, kuat dan ikhlas menjalankannya. Jadi jika ada
di antara pembaca ingin mengamalkan puasa Daud, silakan, namun jika kondisi
tidak memungkinkan Anda melakukan, tidak perlu dipaksakan, karena masih ada
puasa-puasa sunah yang lain.
Dapat diambil
kesimpulan dari beberapa sumber bahwa puasa Nabi Daud ini memiliki banyak
keutamaan ataupun manfaat, selain pahala yang diberikan oleh Allah langsung. Adapun beberapa manfaat yang secara umum
dialami oleh orang-orang yang menjalankan puasa Daud diantaranya sebagai
berikut:
1.
Terjaga dari maksiat
Maksiat disini bisa berarti luas, ghibah, berkata kasar,
berbohong, berbuat sia-sia, zina atau berdiam diri dengan selain muhrim, dan
lain-lain. Orang yang senantiasa menjalankan puasa Daud, dengan niat ikhlas
karena Allah niscaya akan terpelihara dari berbuat maksiat. Apabila ia akan
melakukan suatu pekerjaan yang ada unsur maksiat niscaya akan selalu ada
kekuatan ghaib (semacam bisikan) yang secara tiba-tiba menyeruak dalam hatinya.
Jasmani dan Ruhaninya seperti ada yang menjaga, pagar yang membuat langkah dan
sepak terjangnya selalu dalam bingkai aturan dan ridha Allah. Apabila ia
berniat hendak melakukan kejahatan yakni menganiaya orang lain maka Allah akan
memberinya rasa iba atau kasihan sehingga ia mengurungkan niat buruknya
tersebut.
2.
Tumbuhnya akhlakul karimah
(akhlak yang baik)
Salah satu rahasia Puasa Daud yaitu dikaruniai budi
pekerti yang luhur. Manakala bertutur kata senantiasa santun, sabar, rendah
hati, suka mengalah, tidak egois, senang berteman sehingga orang lain melihatnya
menarik dan penuh kesan.
3.
Menerima pemberian Allah
dengan lapang hati
Orang yang mengerjakan puasa Daud niscaya Allah
mengaruniakan kepada orang tersebut rasa menerima terhadap apa saja pemberian
Allah baik buruk maupun baik.
4.
Menumbuhkan sifat Hilm
(emosi dapat ditahan dengan baik)
Rasa Hilm atau mampu menahan emosi akan dikaruniakan oleh
Allah kepada orang yang istiqomah menjalankan puasa Daud. Sebab pada dasarnya
orang yang hendak melakukan puasa Daud harus siap untuk bersifat sabar. Adapun
cara mencegah marah itu yaitu dengan berwudhu’, Merubah posisi, dan mencari
kesibukan.
5.
Menentramkan jiwa
Orang yang menjalankan puasa Daud jiwanya akan merasa
tentram, sebab ia merasa dekat dengan Allah dan Allah adalah Dzat dapat
menolong setiap hamba-Nya yang membutuhkan pertolongan. Ketentraman jiwanya
bisa dirasakan dimana saja dan kapan saja. Karena sesungguhnya ketentraman jiwa
yang diperoleh oleh orang yang menjalankan puasa Daud tidak terikat oleh ruang
dan waktu.
6.
Mendatangkan rejeki yang
tidak disangka-sangka
Puasa Daud bisa menjadi salah satu pintu datangnya
rejeki. Tentu saja hal ini adalah rejeki yang dapat mencukupi kebutuhan
hidupnya.
7.
Menjadi hamba yang
bersyukur
Bersyukur merupakan salah satu ibadah mulia kepada Allah
yang mudah dilaksanakan, tidak memerlukan tenaga dan pikiran. Bersyukur atas
nikmat Allah berarti berterimakasih kepada Allah karena kemurahan-Nya. Dengan
bersyukur berarti kita mengingat Allah yang Maha Kaya, Maha Pengasih, maha
Penyayang, dan Maha Penyantun. Mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Allah
kepada kita dapat dilakukan dengan tiga cara yaitu bersyukur dengan hati
nurani, bersyukur ‘billisan’ (dengan ucapan), bersyukur dengan perbuatan yang
biasanya dialkukan oleh anggota tubuh.
8.
Suasana Rumah Tangganya
senantiasa Harmonis
Rumah tangga yang harmonis merupakan dambaan setiap
orang. Sebab itu rumah tangga yang harmonis itu tercipta suasana yang nyaman,
tenang, damai dan menyenangkan hati. Puasa Daud dapat dapat mendukung
terciptanya keluarga yang harmonis (sakinah, mawaddah, warahmah). Tetapi bagi
anda para istri, tetap saja harus seijin suami.
RINGKASAN
Jika
benar-benar ingin melaksanakan Puasa Daud, atau sering disebut Puasa ala Nabi
Daud ini, maka hal yang paling baik di awal adalah tekad dan niat yang sungguh-sungguh.
Karena pelaksanaanya sehari puasa dan sehari tidak puasa, tetap jangan lupa
bahwa ada beberapa hari yang diharamkan untuk berpuasa, seperti hari raya idul Fitri
atau bulan ramadhan pun ada ketentuannya sendiri.
Lalu, apakah
pelaksanaan puasa Daud ini harus selamanya? Seperti yang sudah saya utarakan,
yang penting itu kita konsisten. Mungkin saja di suatu waktu kita sakit satu
minggu, nah, setelah sehat, kita lanjutkan lagi puasa Daud tersebut. Dan tentu,
idealnya puasa Daud ini dijalankan hingga akhir hayat. Tentu, awalnya terasa
berat, karena BELUM TER-BI-A-SA. Tapi jika kita sudah terbiasa, insya Allah,
yang ada kita malah ketagihan dan ingin terus menerus melakukannya. Karena apa?
- Fakta, siapapun yang konsisten melaksanakan puasa Daud, tidak akan pernah mudah sakit. Silakan dibuktikan sendiri, minimal sampai 2 minggu atau 1 bulan saja, dan lihatlah keajaiban yang akan tubuh Anda rasakan. Jadi sebetulnya tak perlu ada kekhawatiran bagi yang akan hendak memulainya karena takut akan jatuh sakit, karena yang ada justru malah sebaliknya, kita menjadi kebal terhadap segala jenis penyakit. Puasa menjadikan sistem pencernaan kita menjadi lentur dan kuat, sehingga membuat sirkulasi darah bekerja secara dinamis. Berbeda dengan mereka yang tidak sekalipun puasa, pencernaan terus-terusan dipaksa bekerja dan menjadi tempat sampah makanan, sehingga menjadi biang penyakit pencernaan. Jadi, berbahagialah bagi siapapun yang mengamalkan puasa Daud semasa hidupnya.
- Hidup Anda akan berubah 180 derajat. Ketika kita sudah terbiasa melakukan puasa Daud, hal-hal sekecil apapun akan terasa nikmat LUAR BIASA bagi diri kita. Karena apa? Karena kita sudah TERBIASA LAPAR. Ketika kita sudah terbiasa lapar, kita jadi tidak lagi merasa takut apabila sewaktu-waktu tidak punya apa-apa, kita jadi kebal dengan hidup, kita menjadi tenang dan tentram. Soal ketenangan hati ini, itu adalah rahmat dan karunia ajaib Allah. Yang jelas, ketika diri kita sudah membiasakan lapar, kita akan menjadi sosok insan yang akan mudah bersyukur dan bahagia, meskipun hanya makan nasi dengan tempe atau ikan asin saja, kita akan merasa bahagia luar biasa. Aneh memang, tapi itulah keajaibannya.
- Ketika kita sudah membiasakan puasa Daud dan terbiasa lapar, kita akan lebih peka dengan segala jenis makanan. Kita seperti menjadi sebuah detektor, yang mampu mendeteksi, “Oh, makanan ini jelek, makanan ini buruk, makanan ini tidak baik” dan lain sebagainya. Karena apa, karena ketika kita sudah membiasakan puasa Daud, kita akan lebih mencintai perut yang kosong ketimbang perut yang kenyang, dan kita akan benar-benar benci dengan kenyang, karena kita akan sadar, kenyang itu menjadi sumber malapetaka kesehatan tubuh dan diri.
- Ketika kita sudah membiasakan diri melakukan puasa Daud dan terbiasa lapar, jiwa sosial kita akan lebih peka. Kita akan lebih mudah tersentuh melihat siapapun yang datang meminta-minta, karena apa, karena kita telah merasakan sendiri, betapa lapar itu menyengsarakan. Maka dari itu, lantaran kita sudah terbiasa lapar, kita menjadi sosok yang tidak tega melihat orang lain lapar. Jadilah kita ringan dalam memberi sedekah dan bantuan kepada orang lain. Rahmat dan pahala berlipatlah yang akan kita dapat.
Dan
masih banyak lagi. Silakan, bagi yang hendak dan ingin berpuasa Daud, lakukan
sekarang juga, atau esok. Semoga mendapat pengalaman dan manfaat yang lebih
besar. Sedangkan bagi yang masih menjalankan Puasa Daud hingga sekarang,
tetaplah istiqamah dan konsisten, bahkan kalau perlu ajak orang-orang terdekat,
kerabat dan sahabat untuk turut serta melestarikan puasa yang sangat sangat
dianjurkan Rasulullah.saw ini.
Dan mohon
diingat, puasa Daud ini lebih untuk dan semata untuk Allah saja, jadi jangan
sampai kita memberitahukan kepada orang lain kalau kita ini melakukan puasa
Daud atau sudah berapa lama kita melakukan puasa Daud. Bukan orang lain yang
memberi balasan, tapi Allah, jadi lebih baik dan lebih sempurna apabila kita
melakukan puasa Daud ini secara SEMBUNYI-SEMBUNYI, RAHASIA. Cukup dan biar
Allah saja yang tahu sudah berapa lama kita melakukan puasa dahsyat ini.
Wallahu a’lam
bisshowab..
